Selasa, 21 Desember 2010

SESATKAH ALIRAN SAPTO DARMO?

Oleh : Nu’man IskandarÓ

Dalam berbagai pemberitaan media, FPI di Yogyakarta pada tanggal 11 Oktober
2008 malam melakukan penggerebekan terhadap tempat peribadatan warga Sapto
Darmo di Pereng Kembang Yogyakarta dengan alasan Sapto Darmo merusak aqidah
umat Islam, salah satunya dengan melakukan ‘sholat’ kearah timur.
Sebagai seorang muslim saya sangat prihatin dan menyesalkan dengan kejadian
ini dan saya berharap kejadian tersebut tidak terulang lagi dan memang
seharusnya tidak boleh terulang lagi. Bagaimanapun, tindakan anarkis adalah
bertentangan dengan ajaran agama, terlepas dari niat dan tujuan tindakan
anarkis tersebut.
Tulisan ini saya buat bertujuan untuk meluruskan masalah dan sumbangsih saya
terhadap pemecahan permasalahan yang sedang terjadi, sebab secara kebetulan,
saya pernah meneliti tentang ajaran Sapto Darmo sebagai salah satu bagian
penelitian saya di Mojokuto.
Ada beberapa opini yang sekarang sedang berkembang menyangkut penyikapan
terhadap aliran Sapto Darmo, diantaranya adalah adanya opini tentang ajaran
Sapto Darmo adalah ajaran sesat. Sebelum saya membahas lebih jauh, dan
bagaimana pandangan saya terhadap ajaran Sapto Darmo, saya ingin menuliskan
sekilas sejarah tentang Sapto Darmo.
Sapto Darmo adalah ajaran kerohanian [beberapa peneliti menyebutnya dengan
kebatinan], pertama lahir dan berkembang di Mojokuto [Pare, Kediri, Jawa
Timur] pada tanggal 27 Desember 1952, yang kemudian dilegalkan dalam badan
hukum pada 17 Maret 1959 dan kemudian dibentuk organisasi yang disebut
Persatuan Warga Sapto Darmo [Persada] pada tanggal 27 Desember 1986 di
Yogyakarta. Ajaran Sapto Darmo ini dibawa oleh Hardjosopoera yang kemudian
bergelar Panuntun Agung Sri Gutama.
Di Mojokuto, tempat ibadah warga Sapto Darmo hanya bersebelahan tembok
dengan kantor Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pare[Kantor ini dahulunya
merupakan rumah Panti Asuhan Muhammadiyah] dan hanya beberapa ratus meter
dari Masjid LDII kota Mojokuto di sebelah baratnya. Tempat peribadatan warga
Sapto Darmo di Mojokuto dahulunya adalah tempat kelahiran Hardjosopoero,
pendiri Sapto Darmo.
Sejak awal berdirinya hingga sampai saat ini, rumah peribadatan dan warga
Sapto Darmo di Mojokuto tidak ada yang mengusik atau mengganggu, mereka
dapat hidup berdampingan dengan warga lain seperti Muhammadiyah, NU, LDII
dan warga pemeluk agama yang lain. Kenapa hal ini bisa terjadi? Pada intinya
adalah adanya penghormatan terhadap keyakinan dan kepercayaan masing-masing
pemeluknya, baik antara penganut ajaran Sapto Darmo dengan pemeluk agama
lain. Apa landasannya? Sapto Darmo oleh para kalangan agamawan [terutama
Islam] di Mojokuto dianggap bukan sebagai agama meski dalam beberapa buku
tentang aliran kepercayaan dan kebatinan menyebutkan Sapto Darmo adalah
agama. Warga Sapto Darmo menyebutkan sebagai keyakinan dan kepercayaan. Jika
dianggap sebagai agama, Sapto Darmo juga bukan bagian dari Islam, Kriten,
Katholik, Hindu, Budha maupun Konghucu. Oleh sebab itu Sapto Darmo disebut
sebagai ajaran kerohanian. Sebagai ajaran kerohanian selanjutnya dapat kita
lihat dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Persada.
Tempat peribadatan warga Sapto Darmo disebut dengan Sanggar, sebagai tempat
persujudan. Tempat peribadatan tersebut, ditingkat pusat disebut dengan
Sanggar Candi Sapto Rengga dan di daerah disebut dengan Sanggar Candi Busana
Sedangkan ritual peribadatannya selain disebut dengan persujudan disebut
dengan sembah hyang atau persembahyangan. Lalu bagaimana dan seperti apa
ajaran-ajarannya?
Nama Sapto Darmo sendiri diambil dari, “sapto” dalam bahasa jawa yang
berarti tujuh dan “darmo” berarti ajaran yang kemudian dimaknai dengan:
tujuh ajaran suci, tujuh wewarah agung atau tujuh kewajiban suci. Wewawarah
ini sebagai kewajiban mutlak yang harus dilaksanakan oleh warga kerohanian
Sapto Darmo, terdiri dari:
Setia tuhu kepada Allah Hyang Maha Agung, Maha Rakhim, Maha Adil, Maha
Waseso, Maha Langeng
Dengan jujur dan suci hati harus setia pada perundang undangan negara
Turut serta menyingsingkan lengan baju menegakkan berdirinya nusa dan bangsa
Menolong kepada siapa saja, bila perlu tanpa mengharapkan sesuatu balasan,
melainkan berdasarkan rasa cinta dan kasih
Berani hidup berdasarkan kepercayaan atas kekuatannya sendiri
Sikapnya dalam hidup bermasyaraktat, kekeluargaan, harus susila beserta
halusnya budi pekerti, selalu merupakan penunjuk jalan yang mengandung jasa
serta memuaskan
Yakin bahwa keadaan dunia itu tiada abadi, melainkan selalu berubah-ubah
[anyakra manggilingan]

Siapa warga Sapto Darmo atau penghayat ajaran kerohanian Sapto Darmo? Dalam
penelusuran saya, warga atau penghayat Sapto Darmo terdiri dari berbagai
macam agama, terdiri dari mereka yang beragama Islam, Kristen, Katholik,
Hindu dan Budha. Ini merupakan wawancara saya dengan pimpinan Sapto Darmo di
Mojokuto dan beberapa warga Sapto Darmo sepanjang penelitian yang saya
lakukan. Berkaitan dengan adanya opini yang mengatakan bahwa Sapto Darmo
mengajarkan sholat menghadap ke arah timur, sepanjang penelusuran yang
pernah saya lakukan, ajaran Sapto Darmo tidak mengenal ritual peribadatan
yang disebut dengan sholat, ritual peribadatannya disebut dengan
persembahyangan atau persujudan. Persujudan memang dilakukan menghadap
kearah timur, dimaknai sebagai simbol awal mula kehidupan, bahwa manusia
harus senantiasa ingat darimana dirinya berasal atau diciptakan agar manusia
tidak terjebur dalam kesombongan atau lupa diri. Hal ini ada kemungkinan,
pada saat ditanya warga Sapto Darmo yang bersangkutan karena juga beragama
islam menjawabnya dengan sholat, yang sesungguhnya sebagai persujudan. Saya
pun menjumpai jawaban tersebut selama penelitian, ini mereka lakukan untuk
mempermudah pengertian jawaban.
Bila ada anggapan yang menyatakan gerakan persujudan yang dilakukan oleh
warga Sapto Darmo mirip dengan sholat, sebagai seorang muslim saya
menyatakan gerakan persembahyangan itu bukan gerakan sholat karena memang
sama sekali berbeda. Tidak ada takbiratul ihram, rukuk ataupun doa-doa
seperti sebagaimana dalam sholat. Demikian juga, ritual peribadatan
dilakukan minimal satu kali dalam satu hari, padahal sholat didirikan 5 kali
dalam satu hari pada waktu yang telah ditentukan. Karena itu, gerakan
persembahyangan ini adalah gerakan kerohanian Sapto Darmo.
Apakah penyebutan Tuhan dengan Allah sebagaimana dalam Pancasila Allah
[lihat dalam kewajiban pertama wewarah pitu] sebagaimana ajaran Sapto Darmo
telah menodai agama lain? Penyebutan Tuhan dengan Allah bukan domain agama,
siapa pun berhak menyebut nama Allah. Penyebutan nama Tuhan dengan nama
Allah juga bukan menjadi hak monopoli salah satu agama, Islam, Kristen,
Katolik dan agama-agama lain. Pengucapan nama Tuhan adalah permasalahan
bahasa. Sebagai perbandingan, karena digunakan bahasa arab dalam kehidupan
keseharian, ucapan assalamu’alaikum wr. wb sebagai ucapan salam bukan hanya
milik umat islam, tetapi juga milik agama lain.
Dengan demikian, apakah ajaran Sapto Darmo masih akan disebut dengan aliran
sesat sebagaimana yang telah dituduhkan oleh sebagian pihak? Sepanjang
penelusuran yang pernah saya lakukan, saya tidak menemukan ajaran-ajaran
Sapto Darmo yang dapat dikategorikan menyimpang, apalagi jika dianggap sesat
Bahkan adanya rasa curiga terhadap siapapun yang datang, ajaran Sapto Darmo
melarang sikap tersebut. Hal tersebut yang mempermudah saya dalam melakukan
penelitian. Apabila saat ini kita menjumpai warga Sapto Darmo lebih tertutup
kasus 11 Oktober 2008 lalu mungkin menjadi penyebabnya. Keberadaan Sapto
Darmo telah dilindungi undang-undang.
Kepada pihak-pihak yang tidak berkenan dengan surat pembaca ini, dapat
melakukan sanggahan dan kritikan, dapat juga menghubungi redaksi atau
berkirim email kepada saya pada alamat: [EMAIL PROTECTED]
Ó Pemerhati Masalah Sosial dan Peneliti
Aktifis Jaringan Islam Kampus [JarIK] Yogyakarta

25 komentar:

  1. penjelasan tentang ajaran tanah jawi kerohanian sapta darma, dapat memberi pengertian bagi yang membacanya, sehingga tidak ada lagi kesalah-pahaman mengenai kerohanian sapta darma.

    BalasHapus
  2. Pendapat saya pribadi : untuk urusan keyakinan, orang lain tdk ada hak untuk memaksakan keyakinannya kpd orang lain...... Buat saya berdoa dg "bahasa Ibu" saya membuat saya lebih tenang, lebih merasuk kedalam jiwa sehingga jiwa saya lebih tenteram... menjauhkan saya dari "nafsu dan/keinginan2" yang dilarang oleh agama manapun......
    Dalam "doa" itu akan membuat air mata saya mengalir deras.... nglangut... ternyata kita ini bukanlah siapa2 dan bukan apa2.
    Allah Hyang Maha Agung...
    Allah Hyang Maha Rokhim....
    Allah Hyang Maha Adil.....

    Nuwun
    Yudi-Jkt

    BalasHapus
  3. jalan tuhan sangat nisbi, sementara kita masih merasa bernaluri (berhati) pada saat itulah kita senantiasa TAK AKAN PERNAH sesat,

    salam buat fpi, aksi anda2 tak didasari sifat manusia,
    maaf, mohon direnungkan

    salam dari gunung agung

    BalasHapus
  4. Saya menganggap semua adalah sistem kepercayaan. Ya Sapta darmo, kristen, islam dan lainnya. Jika dorongan para penganutnya adalah mencari jalan tuhan maka semua adalah saudara

    BalasHapus
  5. fauzan....cinta you

    BalasHapus
  6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  7. kalau ajaran sapto darmo itu menurut kalian ajaran/agama yg bagus? menurut saya sama sekali tidak. kenapa saya bisa bilang begitu,tengok saja yg membuat ajaran ini,apakah dulunya ortunya juga menganut ajaran ini? tidakan? sedangkan agama itu sudah ada sebelum manusia itu sendiri ada/hidup,bukan dibuat-buat setelah manusia ada,bisa saja ini termasuk tipu daya syaitan,naudzubillah min dzalik

    BalasHapus
  8. menurut saya,ajaran kerohanian agama sapta darma tidaklah sesat bagi pengikutnya... akan tetapi bagi umat islam yang mengamalkanya maka dia sesungguhnya telah sesat....!!!!! maka dari itu jika anda orang muslim,buat apa memperdalam ajaran kerohanian sapta darma yang sudah jelas berbeda agamanya,kitabnya,rukun imannya,serta nabinya.... lebih baik banyak bertanya dan belajar tentang agamamu sendiri,bertanyapun harus kepada ahlinya yaitu para alim ulama sebagai pewaris dan penerus sekaligus pemelihara hukum-hukum agama islam yang telah dirisalahkan oleh kanjeng nabi muhammad.s.a.w. sebagai nabi yang terakhir alias nabi penutup...wasalam.

    BalasHapus
  9. Sapta darmo berkembang pesat di Kabupaten Cilacap.. saya hanya mencoba mempersepsikan dengan pemikiran positip ketika mengawali membaca pola pikir penulis, tapi saya mempunyai fakta berbeda dengan yang diceritakan oleh penulis..saya sendiri mempunyai teman yang menganut sapto darmo setelah keluar dari agama awalnya Islam..ketika Ramadhan kemarin mereka terang2an tidak berpuasa dan makan minum seenaknya didepan orang yang sedang berpuasa. saya takut jangan2 ketika penulis melakukan penelitian..tidak secara komprehensif.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Puasa kok manja.. ada orang makan trus pengen hahaha

      Hapus
  10. Tipu daya syaitan bentuknya bermacam macam yg terbaik adalah menjaga aqidah kita jangan sampai terkotori hal2 yg menyengsarakan kita pd khidupan yg abadi.Tolong menolonglah dalam taqwa dan kbaikan jangan tolong menolong dlm kesesatan dan dosa.

    BalasHapus
  11. jangan lah berpikiran yang sempit, surga kepunyaan siapa? agama islam? agama nasrani? agama hindu? agama budha?. kalo disuruh membuktikan benar adanya surga dan neraka disuruh mati duluan tidak mau. tuhan kepunyaan kita semua mahluk yang hidup didunia ini. silahkan beribadah menurut keyakinan dan kepercayaan masing-masing. bagi yang punya teman seagama kalo dia pindah agama jangan menyalahkan agama barunya. kenalilah dirimu sendiri maka engkau akan mengenal tuhanmu.

    BalasHapus
  12. Buat saudara2 ku semua mohon jangan saling menyalahkan......menurut saya jangan melihat sesuatu cuma dari luarnya saja.....coba dengarkan dan pahami syiiran Gus Dur....

    "ngawiti ingsun nglarar syiiran
    kelawan muji maring pengeran
    kang paring rohmat lan kenikmatan
    rino wengine tanpa pidungan 2x

    duh bolo konco priyo wanito
    ojo mung ngaji syareat bloko
    gur pinter dongeng nulis lan moco
    tembe burine bakal sangsoro 2x

    akeh kang apal quran hadise
    seneng ngafirke marang liyane
    kafire dewe dak digatekke
    yen isih kotor ati akale 2x

    gampang kabujuk nafsu angkoro
    ing pepahese gebyare dunyo
    iri lan meri sugihe tonggo
    mulo atine peteng lan nisto 2x

    ayo sedulur jo ngelaleake
    wajibe ngaji sak pranatane
    nggo ngandelake iman tauhide
    baguse sangu mulyo matine 2x

    kang aran sholeh baguse atine
    kerono mapan sari ngelmune
    laku thoriqah lan makrifate
    ugo hakekat manjing rasane 2x

    Al Quran qadim wahyu minulyo
    tanpa dinulis iso diwoco
    iku wejangan guru waskito
    den tancepake ing jero dodo 2x

    kumantil ati lan pikiran
    mrasuk ing badan kabeh jeroan
    mukjizat rosul dadi pedoman
    minongko dalan manjinge iman 2x

    kelawan Allah kang moho suci
    kudu rangkulan rino lan wengi
    ditirakati diriyadhahi
    dzikir lan suluk jo nganti lali 2x

    uripe ayem, rumongso aman
    dununge roso tondo yen iman
    sabar narimo najan paspasan
    kabeh tinakdir saking pengeran 2x

    kelawan konco dulur lan tonggo
    kang podho rukun ojo nesio
    iku sunahe rasul kang mulya
    Nabi Muhammad panutan kito 2x

    Ayo nglakoni sekabehane
    Allah kang bakal ngangkat drajate
    senajan asor toto dhohire
    ananging mulya maqom drajate 2x


    Mohon maaf jika ada kata2 salah...
    Bukan bermaksud menyindir atau mengunggulkan sesuatu hal....

    Salam,
    Saudaramu

    BalasHapus
  13. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  14. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  15. Semua ajran agama bgus sy muslim skolah agama 12 th tp tdk mnukan yg sy cari ahirny sy pljari smua ktab agama2. Intinya berahir di ajaran2 kprcyaan spt SD.pngestu dll.
    intiny smua agama baik smua bertujuan agar berahlaq mulia.budi luhor.lilo sabar narimo jujur

    BalasHapus
  16. Maaf sebelumnya jika lewat Tempat ini saya menceritakan kisah hidup saya niat saya hanyalah semata ingin berbagi tapi semua tergantung Anda percaya atau tidak yg jelasnya ini nyata tidak ada rekayasa……
    Syukur alhamdulillah kini saya bisa menghirup udara segar di indonesia karnah sudah sekian lama saya ingin pulang ke kampung halaman namun tak bisa sebab,saya harus bekerja di negri orang (Arab Saudi) karna ada hutang yang harus saya bayar di majikan yaitu 157 juta untuk uang indo namun saya tidak pusing lagi sebab kemaring saya di berikan Info oleh seseorang yang tidak saya kenal,katanya kalau mengalami kesulitan baik dalam Kesehatan atau Ekonomi,Terlilit hutang silahkan minta bantuan sama
    AKI DANU di Nomor telfon 082 390 678 649 di jamin bantuan beliau 100% …
    Jadi saya beranikan diri menghubungi beliau dan menyampaikan semua masalah saya dan alhamdulillah saya bisa di bantu,kini semua hutang saya sama majikan di Saudi semua bisa terlunasi dan punya modal untuk pulang kampung,,,,
    Jadi buat yang pengen seperti saya silahkan hubungi AKI DANU di nomor 082 390 678 649 Anda tidak usah ragu akan adanya penipuan atau hal semacamnya sebab saya dan yg lainnya sudah membuktikan keampuhan bantuan beliau kini giliran Anda trimahkasi….








    Maaf sebelumnya jika lewat Tempat ini saya menceritakan kisah hidup saya niat saya hanyalah semata ingin berbagi tapi semua tergantung Anda percaya atau tidak yg jelasnya ini nyata tidak ada rekayasa……
    Syukur alhamdulillah kini saya bisa menghirup udara segar di indonesia karnah sudah sekian lama saya ingin pulang ke kampung halaman namun tak bisa sebab,saya harus bekerja di negri orang (Arab Saudi) karna ada hutang yang harus saya bayar di majikan yaitu 157 juta untuk uang indo namun saya tidak pusing lagi sebab kemaring saya di berikan Info oleh seseorang yang tidak saya kenal,katanya kalau mengalami kesulitan baik dalam Kesehatan atau Ekonomi,Terlilit hutang silahkan minta bantuan sama
    AKI DANU di Nomor telfon 082 390 678 649 di jamin bantuan beliau 100% …
    Jadi saya beranikan diri menghubungi beliau dan menyampaikan semua masalah saya dan alhamdulillah saya bisa di bantu,kini semua hutang saya sama majikan di Saudi semua bisa terlunasi dan punya modal untuk pulang kampung,,,,
    Jadi buat yang pengen seperti saya silahkan hubungi AKI DANU di nomor 082 390 678 649 Anda tidak usah ragu akan adanya penipuan atau hal semacamnya sebab saya dan yg lainnya sudah membuktikan keampuhan bantuan beliau kini giliran Anda trimahkasi….

    BalasHapus
  17. SAYA INGIN BERTERIMAKASIH BANYAK KEPADA OM AGUS YANG SUDAH MEMBANTU ORANG TUA SAYA KARNA SELAMA INI ORANG TUA SAYA SEDANG TERLILIT HUTANG YANG BANYAK,,BERKAT BANTUAN OM SEKARAN ORANG TUA SAYA SUDAH BISA MELUNASI SEMUA HUTAN2NYA DAN SAWAH YANG DULUNYA SEMPAT DIGADAIKAN SEKARAN ALHAMDULILLAH SUDAH BISA DI TEBUS KEMBALI ITU SEMUA ATAS BANTUAN OM AGUS YANG MEMBERIKAN ANKA RITUALNYA KEPADA KAMI DAN TIDAK DISANKA SANKA TERNYATA BERHASIL..BAGI ANDA YANG INGIN DIBANTU SAMA OM AGUS SEPERTI KAMI SILAHKAN HBG 085396801745 JANGAN ANDA RAGU LAGI KAMI SUDAH MEMBUKTIKANN DALAM 3 KALI PUTARANG DAN SELALU SUKSES TERIMAH KASI

    BalasHapus
  18. yang diatas itu sepertinya iklan

    BalasHapus
  19. ini mah blognya orang gila
    templatenya aja gak niat gitu hahaha

    BalasHapus
  20. Apapun yang tidak sesuai ajaran suatu agama yg diyakini nya dikatakan tipu daya syaiton..tapi jika sesuai dan sepaham dijamin masuk surga..seperti itukah pemikiran bangsa kita sekarang? 1. Ingatlah kepada kisah lama yang ditulis di dalam buku babad tentang negara Mojopahit. Waktu itu Sang Prabu Brawijaya mengadakan pertemuan dengan Sunan Kalijaga didampingi oleh Punakawannya yang bernama Sabda Palon Naya Genggong.

    2. Prabu Brawijaya berkata lemah lembut kepada punakawannya: “Sabda-Palon sekarang saya sudah menjadi Islam. Bagaimanakah kamu? Lebih baik ikut Islam sekali, sebuah agama suci dan baik.”

    3. Sabda Palon menjawab kasar: “Hamba tak mau masuk Islam Sang Prabu, sebab saya ini raja serta pembesar Dah Hyang se tanah Jawa. Saya ini yang membantu anak cucu serta para raja di tanah jawa. Sudah digaris kita harus berpisah.

    4. Berpisah dengan Sang Prabu kembali ke asal mula saya. Namun Sang Prabu kami mohon dicatat. Kelak setelah 500 tahun saya akan mengganti agama Buda lagi, saya sebar seluruh tanah Jawa.

    Kira-kira dari bait dibawah inilah, kejadian meletusnya gunung merapi yang sebelumnya di sebutkan sebagai tempat bertapanya Sabda Palon di sangkut pautkan…

    Janganlah merasa apa yg kamu yakini paling benar..karena kita tidak pernah tahu sampai kita meninggal nanti :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maksudnya bagaimana ya sabda palon mau menyebarkan agama budha di Jawa dan apa hubungan agama budha dan sapto darmo? Dan menurut saudara dimana sabda palon sekarang? Dan untuk no 3 bercerita hanya sejawa raja sejawa pembesar kenapa tidak sejagat raya? Itu pertanyaan yg menganggu saya klau boleh tau ceritakan apa dan bagaimana tentang sapto darmo karna saya ingin sedikit tau?

      Hapus